pejamkan matamu, biarkan jiwamu terbang melayang. Hiruplah udara sedalam dalam dan rasakanlah kentut yang kau keluarkan. Betapa nikmat bukan?
itulah kentut yang kau keluarkan, memang baunya busuk tak karuan bagaikan bangkai yang membusuk di tepi jalan dan tak terhiraukan.
demikian puisi yang dapat saya sampaikan. Apabila ada kata kata yang salah mohon di maklumi. Akhir kata wasalam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar